LANDASAN ILMIAH UNTUK MENOLAK PABRIK SEMEN

Berikut ini adalah referensi yang dapat dibaca untuk menjelaskan, kenapa penambangan batugamping di kawasan karst seperti di Sukolilo dan Kayen untuk pabrik semen, HARUS DITOLAK!

  1. Bukit karst (batugamping), memiliki nilai yang sangat penting untuk mengatur siklus hidrologi.

~ by Bukit Karst on 3 April 2008.

4 Responses to “LANDASAN ILMIAH UNTUK MENOLAK PABRIK SEMEN”

  1. Semoga Bapak Bibit Waluyo, Gubernur Jawa Tengah (yang baru saja dilantik) menaruh perhatian atas keselamatan Karst Purwodadi.
    Sukur beliau berkenan mengundang kawan-2 dari Ikatan Akhli Geologi Indonesia (IAGI) untuk mendapatkan masukan yang lengkap.

    Salam,
    Sugeng Hartono
    anggota IAGI

  2. seharusnya kita tidak perlu menghkhawatirkan mengenai siklus hidrologi air. padahal jika kita lihat daerah-daerah lain selain pati juga memiliki siklus hidrologi yang baik.
    secra teori dapat dijelaskan bahwa siklus hidrologi dapat terjadi karena beberapa hal:
    Pemanasan air samudera oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara kontinu. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.

    Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:

    * Evaporasi / transpirasi – Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.
    * Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah – Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.
    * Air Permukaan – Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.

    Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sisten Daerah Aliran Sungai (DAS).Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya saja.jadi meskipun nantinya pati dibangun sebuah pabrik semen,tentunya tidak terlalu mengganggu akan adanya situs hidrologi tersebut.

    keuntungan lain yang didapat jikalau daerah pati dibangun pabrik semen,,kemungkinan besar masyarakat di sekitar daerah pati dapat menuingkatkan taraf hidup mereka,,nggak seperti saat ini,penduduk daerah sukolilo pati banyak yang serba kekurangan dalam beberapa hal.

    • apakah anda ketika menulis hal-hal diatas sudah membaca lagi siklus hidrologi lebih dalam, karena dalam siklus hidrologi bila berubah bentuknya suatu wadah juga akan mempengaruhi siklus itu, memang tidak akan mempengaruhi dalam lingkup area yang sangat amat luas tetapi akan membuat terganggunya sistem pada daerah yang mengalami perubahan morfologi dearah akibat penambangan. saran saya jangan anggap remeh berubahnya suatu morfologi daerah yang tidak dilakukan secara bijak karena akan berdampak pada bencana dan kerusakan yang besar

      • kalau diruntut lebih dalam lagi, kajian tentang manusia yang hidup didunia sebagai seorang “pengelola” karena dibekali kelebihan dibanding dengan makhluk lain, mungkin kajian tentang bagaimana mengatasi kerusakan / bencana besar itu akan lebih mengisi wawasan kita, dan menjadikan kita “manusia” yang siap siaga.

        [blog yg bagus .. djempol .. ditunggu untuk kajian pengelolaan karst]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: