Satu Tanggapan to “Komentar Warga Sukolilo Yang Menolak Pabrik Semen”
saya termasuk yang mendukung akan adanya pabrik semen di kec sukolilo. karena saya percaya pihak SG sadah pasti akan memenuhi aturan yang di tentukan oleh pemerintah yang ada. negara ini ada aturan yang harus di taati.dan pihak LSM hanya sebagai kontrol masyarakat. tidak pantas kalau sampai menghasut warga untuk menolak. perhatiaan pada lingkungan dapat kami fahami. tapi bukan untuk membuat situasi jadi kurang baik.mestinya masyarakat tau manfaat adanya lapangan kerja yang akan datang. jangan mikir pendek kita punya generasi yang perlu lapangan kerja.apakah para LSM yang menjadi pelopor nolak. sudah menyiapkan gantinya apa bila nanti generasi butuh lapangan kerja. jangan asal bisa nolak kalau saya sebagai warga yang baik apa yang di rencanakan pasti sudah melalui study keleyakan lewat akademisi yang di percaya. logikanya UNDIP itu punya warga Jateng mestinya patut bangga karena sudah ikut aktif membantu. bukan pada LSM yang hanya bisa menolak tanpa dasar yang seimbang.
This entry was posted on Oktober 28, 2008 at 12:24 pm and is filed under Pabrik Semen Pati, Ja-Teng.You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
saya termasuk yang mendukung akan adanya pabrik semen di kec sukolilo. karena saya percaya pihak SG sadah pasti akan memenuhi aturan yang di tentukan oleh pemerintah yang ada. negara ini ada aturan yang harus di taati.dan pihak LSM hanya sebagai kontrol masyarakat. tidak pantas kalau sampai menghasut warga untuk menolak. perhatiaan pada lingkungan dapat kami fahami. tapi bukan untuk membuat situasi jadi kurang baik.mestinya masyarakat tau manfaat adanya lapangan kerja yang akan datang. jangan mikir pendek kita punya generasi yang perlu lapangan kerja.apakah para LSM yang menjadi pelopor nolak. sudah menyiapkan gantinya apa bila nanti generasi butuh lapangan kerja. jangan asal bisa nolak kalau saya sebagai warga yang baik apa yang di rencanakan pasti sudah melalui study keleyakan lewat akademisi yang di percaya. logikanya UNDIP itu punya warga Jateng mestinya patut bangga karena sudah ikut aktif membantu. bukan pada LSM yang hanya bisa menolak tanpa dasar yang seimbang.